Archive for category REPORTASE

Ubud

pada detik di meja kantor

orang pada menanti

“Kapan ini akan berhenti?”

yang sama selalu berulang

kau datang

lalu pulang

demi uang

(“Kantor. Maret, 2017)

 Hampir bisa dipastikan tidak ada seorang pegawai pun yang rela menghabiskan masa hidupnya di kantor. Itulah mengapa para karyawan bersorak ketika jumat datang dan bersedih saat senin menjelang. Itu semua manusiawi. Susunan fisiologis manusia memang diciptakan untuk bergerak dan melihat alam bebas, bukan duduk anteng dengan tumpukan dokumen di depan meja.

Bagi pegawai di wilayah Bali, saat-saat jenuh bekerja di kantor bisa diobati dengan berwisata bersama kerabat. Lari di tepian pantai Kuta, bersepeda di pantai Sanur atau mandi air hangat di bawah kaki Gunung Batur. Namun, seiring dengan meningkatnya arus wisatawan dalam dan luar negeri, dibeberapa titik pulau ini kepadatan dan keruwetan menjadi pemandangan jamak layaknya kota besar lain di Pulau Jawa.

Tapi jangan berkecil hati. Masih ada daerah yang bebas dari segala keruwetan itu. Salah satunya adalah Ubud. Berada di Kabupaten Gianyar, Ubud dapat ditempuh selama dua jam menggunakan sepeda motor dari Kecamatan Kuta. Waktu itu hari kamis, panas begitu terik menciptakan bayang-bayang di aspal jalan. Aku berkendaraan dengan motor sekitar pukul sepuluh pagi dengan membawa ransel berisi buku Sejarah Estetika dan baju ganti seadanya. Sepanjang jalan aku melihat rumah-rumah tradisional yang diubah menjadi showroom kesenian. Mereka menjual patung, relief, lukisan, ukiran kayu, meja, kerajinan tangan, kerajinan perak, buah-buahan, wayang, meja kayu dan produk kesenian lainnya. Read the rest of this entry »

, , , ,

Leave a comment

Mahasiswa STAN Gagalkan Kecurangan Peserta USM

Hand Phone dan kaos dalam kusus yang ditemukan mahasiswa STAN

Ujian Saringan Masuk Sekolah Tinggi Akuntansi Negara yang diselenggarakan hari ini(20/06/2010) di Kota Denpasar digemparkan dengan ditangkapnya 10 peserta ujian yang berusaha melakukan kecurangan selama kegiatan ujian berlangsung.

Ujian yang serentak diselenggarakan  dibeberapa kota di Indonesia ini, menggunakan tenaga mahasiswanya sebagai Tim Kerja Sekertariat yang bertugas membantu Kepala Sektor dalam mempersiapkan perlengkapan Pengawas Ujian. Selain itu juga, dua hari sebelum ujian dilaksanakan, mahasiswa telah diberikan tugas khusus untuk menangkap sindikat kecurangan USM yang tahun lalu banyak terbongkar di beberapa kota penyelenggara ujian.

Berkat ketepatan informasi intelegen yang diberikan Penyelenggara Diklat Keuangan Kota Denpasar, siang tadi , beberapa mahasiswa berhasil menangkap peserta ujian yang menggunakan peralatan canggih untuk berkomunikasi selama ujian. Peserta yang melakukan kecurangan ditangkap di dua lokasi ujian yang berbeda yaitu  SMAN 1 Denpasar (7 orang) dan SMA Dwi Jendre (3 orang) dengan rincian pelaku yakni  LMH, MA, FA, L, AAP, HKP, yang semuanya berasal dari Sulawesi Selatan sedangkan pelaku yang satu lagi berasal dari Papua Barat (noname) dan 3 pelaku di SMA Dwi Jendra yang sampai saat ini penulis belum dapat ketahui namanya.

salah seorang pelaku yang sedang membuka kaos khusus, mukanya polos dan tidak ada kegugupan selama mengerjakan ujian, namun setelah ujian lama berlangsung, pelaku baru mengerjakan segelintir soal

Ada kesamaan alat yang mereka gunakan dalam melancarkan aksinya, yaitu kaos dalam berwarna putih yang memiliki tempat khusus untuk menyimpan alat elektronik berupa : HP yang sudah dihilangkan keypad nya dan alat pendengar khusus di bahu sebelah kanan. Masing-masing HP memiliki nomor yang masih belum diketahui fungsinya. Seorang tersangka mengaku membayar sebesar lima puluh juta rupiah kepada seseorang untuk mendapatkan peralatan tersebut. Menurut penuturan beberapa pengawas, pelaku pada umumnya belum atau hanya sedikit mengerjakan soal setelah waktu ujian lama berlalu.

Sekarang para pelaku di giring ke tempat panitia ujian untuk dimintai keterangan terkait pelaku lain yang belum tertangkap. Dan menurut salah seorang penangkap, pelaku akan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses penyidikan.

Laporan :FF/canaksaindonesia.wordpress.com

, ,

22 Comments

Menikmati Tenangnya Suasana Pantai di Nusa Dua

oleh Ferry Fadillah

"Jalan sekitar pantai, pepohonan di kiri dan kanan jalan memberikan kesejukan yang alami"

Pulau Bali selalu menyuguhkan keindahan pantai yang sangat memukau. Pantai-pantai, yang pada umumnya indah itu, tentu memiliki suasana dan ciri khas yang berbeda. Suasana Pertokoan dan keramaian bisa anda nikmati di Pantai Kuta, suasana religius dan perbelanjaan bisa anda nikmati di tanah lot, serta suasana pantai yang  tenang ditambah rimbunnya pohon yang memberikan kesan sejuk, bisa anda nikmati di Nusa Dua.

Nusa Dua terletak di selatan Provinsi Bali. Tidaklah sulit menemukan daerah ini, karena petunjuk arah di beberapa sudut jalan bisa membantu anda mencapai nusa dua  tanpa perlu bersusah payah membuka peta. Jaraknya sekitar satu jam kurang dari pusat kota Denpasar. Tidak ada kendaraan umum yang melewati daerah ini, sehingga mau tidak mau anda harus membawa kendaraan pribadi atau menyewa mobil untuk mencapainya.

Nusa Dua merupakan kawasan elit yang dikelilingi hotel mewah bertaraf internasional, seperti Grand Hyatt Bali, Nusa Dua Beach Hotel, dan Novotel Nusa Dua. Sehingga hanya orang-orang yang rela merogoh kocek lebih dalam saja yang mampu menikmati keindahan pantai dengan fasilitas hotel yang serba wah.  Tapi bagi anda yang berkocek pas-pasan, tidak perlu khawatir, hanya dengan membayar retribusi parkir sebesar seribu rupiah, anda bisa menikmati pantai yang dibuka untuk umum, suasananya pun tidak kalah menarik dengan suasana pantai yang dinikmati dari hotel.

Jika anda memasuki Nusa Dua, anda akan merasakan suasana yang berbeda dengan pantai lainnya. Bayaknya pepohonan, menyebabkan daerah nusa dua berhawa sejuk dan tidak gersang. Kemewahan pun tercermin dari suasananya yang tenang, dan taman-taman yang indah. Bagi anda yang ingin berjemur, anda bisa menyewa alas tubuh yang disewakan di warung-warung sepanjang  pantai. Tidak hanya itu, warung-warung itu pun menjual beragam makanan ringan, kelapa muda, dan cinderamata.

"water blow, dimanfaatkan pengunjung untuk menikmati guyuran air laut"

Ada tempat menarik di sekitar pantai, yaitu water blow. Water blow sendiri merupakan semburan air laut yang mencapai daratan akibat menabrak tebing-tebing di sekitar pantai. Tinggi gelombangnya variatif, tergantung besarnya ombak yang menampar tebing. Semburan ini, yang menyerupai air mancur, dimanfaatkan beberapa orang untuk mandi dan bercengkrama dengan teman-temannya. Ada pula Gazeebo yang digunakan beberapa orang untuk istirahat sambil menikmati tenangnya air laut.

Sebetah apapun anda di nusa dua, tetap saja anda harus terpisahkan oleh datangnya malam. Tapi tenang saja, suasana pantai yang anda nikmati akan terus berbekas dalam otak anda, dan menjadi sebuah pengalaman berharga dalam hidup. Belum lagi, indahnya pantai di nusa dua, semoga membuat kita tersadar akan Keagungan Tuhan yang dengan segala kelebihannya telah menciptakan penampakan alam yang begitu indah.

"ombak yang menampar tebing"

"suasana laut dari gazebo"

"pantai yang relatif sepi, dimanfaatkan untuk berjemur"

, ,

6 Comments

Jodi, menyeimbangkan hidup membentuk tubuh ideal

"Jodi setahun yang lalu : tengah"

Kacamata yang selalu ia gunakan setiap perkuliahan tentu membuat setiap orang beranggapan bahwa ia seorang kutu buku. Ditambah lagi, cara berbicara, berpakaian dan bersikap yang intelek tentu membuat kesan bahwa ia adalah seorang mahasiswa yang berprestasi dalam perkuliahan. Faktanya, ia lebih dari itu.

Jodi Budy Prakosa adalah nama yang tertera pada akte kelahirannya. Teman-teman maupun dosen biasa menjulukinya ‘Jodi si Instruktur’. Waktu luangnya biasa ia gunakan untuk berlatih digymnasium. Ia tidak egois dan sibuk melatih dirinya sendiri, namun ia juga menjadi inspirator dan guru bagi teman-temannya yang ingin mendapatkan bentuk tubuh ideal.

Jodi adalah salah satu mahasiswa kedinasan di kota denpasar dengan bentuk tubuh yang paling mencolok. Bukan cacat maupun kelainan tentunya. Tetapi bentuk tubuh yang kokoh, kekar, kencang dan ideal. Sebuah hal yang jarang sekali terlihat di kalangan mahasiswa kost-kostan dengan uang makan pas-pasan.

Walapun perkuliahan mau tidak mau menjadikan seorang mahasiswa disibukan oleh setumpuk tugas, namun ia dapat menjadi Pemenang Pre Audisi L-men Of The Year 2010 di Bali. Sontak saja hal ini menjadi sebuah berita gembira bagi teman-teman seperkulihannya. Berkali-kali dosen, saudara, dan teman-temannya mengucapkan selamat atas prestasi tersebut. Tawaran untuk menjadi foto model dan bintang iklan pun sudah ia kantongi. Tentu hal tersebut merupakan nilai tambah tersendiri bagi prestasinya.

Semua Butuh Proses

Tidak semua yang ada di hadapan kita terjadi tanpa ada proses yang menjadikannya. Begitu pula dengan Jodi. Otot kencang, perut six pack, dan bahu yang tegap ia peroleh dari hasil berlatihnya selama 1 tahun.

Pertama kali berkuliah di Universitas Negeri Semarang, Jodi memiliki tubuh yang begitu kurus. Satusnya sebagai anak kost, mempertambah buruk berat tubuhnya, maklum menjadi anak kost tentu berbeda dengan anak rumahan yang selalu disediakan makanan.

Sindiran dari teman-teman dan keluarganya selalu diterima Jodi. Namun hal itu tidak menjadikannya minder, malah ia menjadikan hal tersebut sebagai motivasi untuk memulai perubahan.

Di awal-awal semester ia selalu tekun menjalankan program fitness. Tidak lupa pula ia mengkonsumsi makanan bergizi dan suplemen sebagai tambahan. Majalah mengenai kesehatan ia baca dan praktikan. Alhasil belum setahun ia menjalankan rutinitas tersebut, ia dapat memenangkan Top Ten Body Contest yang diselenggarakan oleh Gardenia Sport Center Semarang pada tahun 2009.

"Jodi saat ini"

Hidup Seimbang

Kata kunci dari segala kesuksesan adalah seimbang. Jodi yang memiliki jadwal padat di kampus tentu harus dapat menjaga keseimbangan antara belajar, berolahraga dan beribadah. “Untuk mencapai keseimbangan inilah, maka siapapun harus dapatmemanage waktu”, begitulah menurut Jodi.

Ketika keseimbangan itu terjadi maka kesuksesan adalah sebuah hadiah bagi kita. Dan tentu di dunia yang dimiliki jodi sekarang, pasti mudah menemukan hal-hal negatif, maka ia berpesan kepada siapapun yang memasuki dunia binaraga agar selalu menghindar dari sex dan pergaulan bebas.

Ada sebuah moto yang selalu di pegang erat oleh Jodi, dan moto inilah yang senantiasa ia yakini dan praktikan dalam kehidupan.

“Kesehatan adalah anuerah Tuhan. Menjaga kesehatan adalah salah satu cara bersyukur atas nikmat kesehatan.”

ditulis oleh Ferry Fadillah

, , , , ,

Leave a comment

Seminar Nasional : Ekonomi Syariah

KRISIS global yang terjadi beberapa waktu lalu sangat mempengaruhi kesejahteraan rakyat di negara maju maupun berkembang. Sehingga muncullah anggapan, bahwa sistem keuangan konvensional tidak bisa menyelesaikan permasalahan ekonomi dunia saat ini dan di saat yang akan datang.

Islam sebagai agama yang komprehensif dan universal memiliki kunci dari semua permasalahan tersebut. Sistem ekonomi Islam yang menitikberatkan pada sektor riil banyak dilirik dan dikembangkan oleh para ekonom  muslim. Tidak heran bila di negeri ini bermunculan bank-bank yang bertemakan syariah.

Berdasarkan atas hal ini, SELF KSEI Universitas Udayana mengadakan seminar nasional yang bertajuk KENALI EKONOMI SYARIAH SEBAGAI PILIHAN MASA KINI di Bank Indonesia, Denpasar (09/05/2010). Tujuan dari seminar ini sebenarnya untuk memberikan informasi dasar kepada mahasiswa dan masyarakat umum tentang ekonomi syariah.

“Tujuan dari seminar ini adalah untuk memberikan informasi dasar kepada masyarakat umum mengenai ekonomi syariah sehingga dapat dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari”, kata M. Hafid Fitrayansyah dalam sambutannya selaku CEO ICON.

Pada sesi pertama seminar ini, M.A Suharto (Kepala Kanwil IV PT Bank Syariah Mandiri) memberikan materi dengan judul Selayang Pandang Ekonomi Syariah. Dengan gayanya yang santai, ia berhasil memukau dan memberikan pehaman mengenai perbedaan mendasar Bank Konvensional dan Bank Syariah.

Yang membuat hati beliau miris adalah, Indonesia yang begara mayoritas muslim ternyata membutuhkan waktu  yang lama agar Undang-Undang Syariah terbentuk. Meskipun undang-undang syariah baru terbentuk pada tahun 2008 dan pada umumnya bank syariah di Indonseia baru berdiri sejak tahun 90an, ia tetap optimis bahwa Bank Syariah akan memaikan peranan yang vital dalam perkembangan ekonomi di Indonesia.

Setelah isoma (istirahat, sholat, makan) acara dilanjutkan dengan materi yang berjudul Melirik Investasi Syariah : Emas Sebagai Pilihan Masa Kini, yang dibawakan oleh Ir. H. Adiwarman A. Karim, SE, MBA, MAEP.

Beliau menjelaskan beberapa aspek yang menjadikan emas sebagai pilihan investasi, yaitu aspek syariah, bisnis dan akuntansi. Gadai emas sendiri merupakan gabungan antara 2 akad yaitu akad Rahn (Tabarru’) dan Ijarah.

Investasi gadai emas syariah yang sedang trend di masyarakat saat ini, kurang dibahas oleh beliau. Tetapi peserta seminar terbantu oleh Majalah Sharing, yang menjelaskan dengan detail mengenai investasi gadai emas syariah ini.

Di akhir materi, Insinyur yang dipanggil Adi ini memberikan motivasi kepada peserta diskusi.

Ada 2 negara yang dijadikan objek studi Islam oleh universitas-universitas barat. Yang pertama adalah Andalusia, Islam pertama kali masuk ke andalusia melalui penaklukan kota tersebut, islam lah yang membawa pengaruh pergerakan-pergerakan di eropa yang pada saat itu berada pada zaman kegelapan, namun hari ini kita hanya dapat melihat reruntuhan peradaban islam di sana, dan islam sudah tidak bersisa sama sekali. Yang kedua adalah, Indonesia, Islam masuk ke negara ini tanpa perang, hanya perantara pedagang-pedagang arab, dan kita bisa lihat hari ini bahwa Indonesia menjadi negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Kenapa Allah memberikan banyak hidayahnya di negara ini? mungkin saja negara ini akan menjadi jaya, menjadi mercusuar dunia. Negara-negara arab telah menjadi mercusuar dunia pada saatnya masing-masing. Sekarang giliran negara kita, Indonesia, yang akan menjadi mercusuar dunia”, ucapnya dengan penuh semangat. Sontak saja peserta yang hadir memberikan tepuk tangan yang meriah.(FE/DPS/110510)

.

Leave a comment