Pasopati

Ketika itu kau tiada, kemudian muncul dan menjadi
Ruh mu adalah harapan : warga kota yang ingin keteraturan
Tubuh mu adalah kebanggaan : ikon pariwisata bumi priyangan
Namun, ketika gelap datang, kau tidak bisa berbuat apa
 
Kau tahu penusukan tadi pagi?
Seorang Taruna Angkatan Udara Muda
Dipunggungnya ada harapan
Dikepalanya ada penghormatan,
tapi ia mati pagi tadi
 
Kau tahu perasaan ibunya?
Yang ingin melihat dia besar dan tegap,
melintas langit-langit katulistiwa
 
Nahas, harapan itu hilang
Tubuh itu lenyap
Jiwa itu kembali
di pasopati, pagi tadi

Ferry Fadillah. Bandung, 27 Desember 2013

, , , , ,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: