Senin, Passion, Rutinitas dan Bosan

Minggu ke-4 Bulan September, beberapa hal berubah dalam hidup ini, sebagian merupakan prediksi masa lalu, sebagian lagi merupakan kejutan Tuhan yang tak disangka-sangka. Begitulah hidup akan selalu bergulir, antara yang kita harapkan dengan yang Tuhan putuskan, namun demikian tidak menjadikan kita gagap untuk bermimpi. Karena mimpi itu nafas bagi jiwa yang besar.

Senin akan segera datang, ketika waktu melewati pukul 00.00 WITA, namun hari itu tidak ada bedanya dengan hari-hari sebelumnya. Yang beda hanyalah perasaan-perasaan yang dibangun dari asumsi-asumsi masyarakat, orang kebanyakan. Sehingga momok hari senin selalu menghantui, merusak hubungan harmonis kita dengan pekerjaan.

Hal lain yang membuat galau kehidupan kita yang sebentar ini adalah passion. Menyebar sudah pertanyaan sederhana tapi menohok : Apakah pekerjaan kita sesuai dengan passion kita? Banyak orang yang melirik kembali visi kehidupannya, cita-cita semasa kecil atau hobi yang belakangan ini terbengkalai. Langkah moderat sampai ekstrim dilakukan. Bergabung dengan organisasi sosial bahkan keluar dari pekerjaan!

Hari senin dan passion. Entah daya apa yang mereka punya, tapi kita bisa lihat dampak yang mereka timbulkan, bukan?

Rutinitas, kebiasaan yang kita kerjakan. Diluluh lantahkan oleh sebuah pernyataan, “Rutinitas membuat anda tidak berpikir kreatif”. Benarkah? Lantas berbuat beda bisa menjadikan manusia berpikir kreatif? Jika makan dengan tangan kanan menurut konvensi umum kita ubah menjadi makan menggunakan tangan kiri menurut teori kreativitas apa bisa membuat kita menjadi kreatif? Tentu contohnya tidak se-ekstrim itu!

Coba tanya diri sendiri, kontemplasi mendalam, apa yang timbul dari rutinitas? Ya, Bosan! Rasa bosan adalah buah dari rutinitas. Manusia pada dasarnya membutuhkan sesuatu yang berbeda setiap harinya, itulah yang menjadikan hari-hari mereka hidup, segar dan riang. Seolah ingin menghindari masalah dari hidupnya, manusia sebenarnya ingin hidup dirubung masalah, tetapi dengan catatan mereka bisa menyelesaikan itu semua. Kebahagiaan ada ketika masalah terselesaikan. Tanpa masalah, tanpa penyelesaian, dimana letak kebahagiaan?

Senin, passion¸Rutinitas dan Bosan.

Setiap hari jika ini yang menjadi masalah kita atau bibit dari keglauan kita maka celakalah!

Apa ia hidup hanya dirubung masalah ini-ini saja.

Percayalah ini semua timbul karena kita terlalu egois, memikirkan diri sendiri agar begini dan begitu tanpa mempedulikan orang lain. Bagi seorang optimis yang jiwa dan raganya didedikasikan bagi kesejahteraan orang banyak, maka tidak peduli hari senin atau rutinias asalkan hal-hal tersebut mendekatkan dirinya kepada tujuan kemanusiaan maka ia akan bahagia!

Saya tahu itu karena saya membaca buah pikiran para pahlawan (sastrawan pun pahlawan) dari buku-buku mereka. Saya merasakan bahwa mereka hidup melalui buku, dan menceritakan hal tersebut kepada saya. Sayang seribu sayang, pendidikan kita telah menjauhkan kita dari buah pikir para pahlawan. Yang harus kita kuasai untuk lulus pelajaran bahasa Indonesia adalah nama pahlawan berikut nama judul hasil karangannya. Apa gunanya!

Tidak salah jika saya memiliki dugaan buruk, bahwa hasil pendidikan kita telah memproduksi angkatan muda yang selalu galau akan Hari Senin, passion, Rutinitas dan Rasa Bosan.

Maka dari itu, marilah kita belajar banyak dari para visoner kemanusiaan, para pahawan, atau orang-orang terdekat kita yang memiliki prinsip hidup : melupakan diri untuk mempedulikan orang lain

Ferry Fadillah
16 September 2012

, , , ,

  1. #1 by Rey rey on October 16, 2012 - 18:51

    bosan?
    visit me at http://simpler-better.blogspot.com/
    😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: