Terimakasih ITB

Tiga himpunan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang tergabung dalam program Geohumanism, meresmikan instalasi mata air bersih di Kampung Rancamoyan RW 14 Desa Gunung Masigit Cipatat Kabupaten Bandung Barat… Mereka melakukan pembangunan instalasi mata air baru di kawasan Desa Gunung Masigit, karena kawasan itu merupakan daerah rawan ketersediaan air bersih. (Pikiran Rakyat, 27 Agustus 2012, hal. 5)

***

Pikiran saya selama ini, mungkin juga beberapa lapisan masyarakat menengah kebawah atau menengah tengah, institusi pendidikan formal semisal Universitas merupakan gudang para menak yang dengan segala kapital yang mereka miliki mampu mengakses ilmu-ilmu modern yang sejalan dengan kemajuan zaman.

Ilmu-ilmu tersebut mereka pahami, diskusikan, sosialisasikan dalam lingkungan akademisi. Beberapa diantara mereka begitu men-dewa-kan segala macam teori dan melihat realita adalah sesuatu yang gagal dan harus diselaraskan dengan teori. Ada pula yang buta untuk melihat realita kemajemukan atau problematika dilapangan lantas menjadi apatis dalam daya upaya mensejahterakan masyarakat sekitar kampus pada khususnya, maupun masyarakat nasional pada umumnya. Mungkin dalam benak mereka adalah bagaimana sesegera mungkin menyelesaikan segala prosesi pendidikan agar segera memperoleh ijzah dan tentunya agar kelak bekerja untuk mengumpulkan kapital sebanyak mungkin. Egoisme Civitas Akademika namanya.

Untunglah beberapa diantara mereka ada yang berhasil meng-internalisasikan nilai-nilai sosial humanisme. Turut serta dalam upaya mengubah masyarakat dari gelap menuju terang dengan dasar ilmu-ilmu yang mereka peroleh di kampus. Mereka berhimpun dalam organisasi-organisasi yang banyak jumlahnya, dengan visi dan misi yang berbeda namun satu hati : pemberdayaan masyarakat. Dari merekalah kita melihat masa depan nusantara yang cerah, yang lebih ramah, dan senyap dari segala akademisi yang egois. Karena mereka paham bahwasannya ilmu perlu penerapan, dan penerapan dikatakan berhasil jika telah mengubah hajat hidup orang banyak.

Akhir kata, saya ucapkan terimakasih kepada Himpunan Mahasiswa GEA Teknik Geologi, Himpunan Mahasiswa Kimia Amisca, dan Himpunan Mahasiswa Teknologi Lingkungan ITB. Saya memang bukan siapa-siapa, sama seperti rakyat kebanyakan, namun entah mengapa saya rasa perlu kiranya rasa terimakasih sebanyak-banyaknya saya ucapkan melalui media ini.

Ferry Fadillah
Bandung, 27 Agustus 2012

, , , , , , , , ,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: