Sudah Benar Agama Kita ?

“Jembatan menuju…”

Masih perlukah kita beragama ? ber-Tuhan ?

Agama-, agama, agama.

Inikah biang keladi permusuhan bani adam di muka bumi. Kalau iya, mengapa masih saja orang memegang teguh agama, bahkan dengan gigi geraham mereka ?

Tuhan.

Pernah kita tahu rupanya ? pernah kah kita berfikir bahwa Tuhan yang kita sembah benar-benar Tuhan Semesta Alam, the real God/Gods ?

Seorang kawan berpendapat, “Dasar sesat! Untuk apa kau tanya semua itu, kerjakan saja perintah Agamamu dengan sebaik-baiknya. Agama itu untuk dikerjakan, bukan diperdebatkan!”

Ya setuju, namun langkah awal kita sebagai makhluk ber-akal adalah mengkritisi (dalam arti positif) agama terlebih dahulu, ketika semuanya bisa kita cerna dengan paripurna, dapat kita terima dengan ketebalan tekad, baru kita laksanakan segala ajaran yang ada di dalamnya dengan sadar dan tanpa paksaan dari hal apapun.

Jangan sampai keyakinan kita, malah menuntun kita ke jalan yang salah.

Karena hidup hanya sekali.

, , , , ,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: