Cemburu, Kisah, dan Pencerahan

Pernahkah anda mendengar kata cemburu ? Pernahkah anda menemukan maknanya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ? Untuk pertanyaan pertama saya yakin bahwa anda sudah pernah mendengar kata cemburu, bahkan sering, entah itu di sekolah, dapur, kantor, supermarket, pasar, jalanan, televisi, radio, surat kabar atau rumah. Untuk pertanyaan kedua saya rasa anda tidak perlu mengubrisnya, mengapa ? karena cemburu adalah sebuah perasaan yang timbul karena sebab-sebab tertentu dan musabab-musababnya pun bisa beragam. Sehingga jika cemburu diartikan secara otoriter oleh sebuah definisi, makna cemburu tersebut akan mengotak dan mengecil serta menghilangkan sisi-sisi ‘kebatinan’ nya.

Saya pernah cemburu, dan mungkin juga anda, khususnya mereka yang sedang berkobar hati asmara di dalam dadanya. Berawal dari rasa cinta yang mengakar kuat dalam hati seseorang ke dalam hati kekasihnya. Berawal dari rasa sayang yang melimpah dari hati seseorang ke dalam hati kekasihnya. Berawal dari keinginan untuk melindungi sang kekasih dari segala macam gangguan di manapun juga. Dan keinginan untuk memiliki sang kekasih agar menjadi tempat bersemayam cintanya merupakan serantaian faktor kecil dari sebab-sebab cemburu. Sebagai gambaran mari simak kisah di bawah ini.

***

Pada suatu hari yang damai di Kota Tasikmlaya, hiduplah seorang gadis cantik nan soleh. Rambutnya hitam lurus, matanya bulat bersinar, dan kulitnya begitu putih sehingga tidak dapat dibedakan dengan beningnya air di situ ciburuy. Ia kuliah di sebuah universitas swasta terkenal di kotanya, hampir semua orang mengenal dirinya, bukan saja karena cantik tapi karena mudahnya ia bergaul dan bersinarnya nama dia di gelanggang silat se- tasikmalaya.

Mahasiswa disekitar kampus tidak pernah melihat ia berduaan dengan lelaki, kalau pun ia bermain, ia akan pergi dengan jumlah lelaki dan wanita yang seimbang untuk menjaga syak wasangka penduduk tasikmalaya. Tentu saja hal ini memberikan sinyal yang bagus bagi para lelaki yang membutuhkan kasih sayang seorang wanita, sebodoh apapun orang jika melihat hal ini akan langsung menebak bahwa ia itu jomblo alias singgle. Padahal faktanya wanita cantik itu sudah memiliki seorang kekasih yang begitu mencintainya, walaupun sering putus-nyambung, tapi cinta sang lelaki tidak pernah luntur bak cinta seorang ibu kepada anaknya. Sayangnya kekasihnya tidak se-kota dengannya, ia sedang merantau ke pulau batam, seperti lagu darso : unggal malam mingguan, mojok via sms-an, kurang lebih begitulah hubungan wanita jelita tersebut dengan kekasihnya.

Detik berganti menit, menit berganti jam, dan jam berganti hari. Pada hari jumat kliwon, diadakan pertandingan silat putri untuk memperebutkan piala bergilir Galuhwangi Cup. Semua orang begitu antusias untuk menyaksikan dan berpartisipasi di di dalamnya. Termasuk sang wanita jelita tersebut. Sudah jauh-jauh sebelumnya ia mempersiapkan diri untuk mengahadapi pertandingan ini. Sepulang kuliah ia berlatih, setelah berlatih ia berlatih lagi dan setelah istirahat ia berlatih lagi. Alhasil, hanya dalam beberapa detik saja ia dapat melumpuhkan lawannya. Pada hari itu ia telah mengalahkan empat belas peserta, dan untuk menjadi seorang juara ia perlu mengalahkan sepuluh oraang lagi. Pertandingan pun dilanjutkan besok untuk memberi peluang istirahat kepada para pesilat.

Anehnya, Sang putri cantik trah tasikmalaya ini tidak istirahat, ia masih saja bertanding bersama beberapa temannya di gelanggang tanding tersebut. Lama ia berlatih sampai-sampai ia tidak menyadari kehadiran sorang pesilat lain yang duduk di bangku penonton memperhatikan kelihainnya bersilat sedari tadi. Saat latihan akan usai, lelaki itu masih saja berdiri di bangku penonton, teguh, tidak bergoyang laksana pohon beringin di hutan sancang. “Ah, ia hanya ingin mencontek metode latihan perguruan kita!“, gumamnya dalam hati. Ia pun menyudahi latihan tersebut, dengan memberi salam hormat kepada kawan seperguruan lain.

Setelah berganti pakaian. Ia bergegas pulang menuju sepeda motornya. Tiba-tiba saja ia terhentak kaget, seorang pria yang tidak asing lagi pernah ia lihat sudah berdiri di sepeda motornya. “Oh! Ia kan lelaki yang tadi menunggu di bangku penonton, ada apa berdiri di sepeda motorku?” tanyanya dalam hati.

“Hei, kamu yang di sana. Boleh kenalan gak?”, tanya lelaki itu tanpa basa-basi.

“Sa-sa-ya.. Boleh. Nama saya Putri. Putri Dyah Citraresmi”

“Owh nama yang indah. Nama saya Farid Hidayat, asli Malabar. Hehe. Bisa minta nomor kamu gak”

“Buat apa ?”

“Ya buat nambah temen aja, boleh kan”

“Ehhhhmm… ok deh. Ini nomorku 085624788922”

“Owh terima kasih yah, kamu mau kemana nih ?, dengan menggosok-gosokan jari telunjuk ke hidungnya ia bertanya.

“Mau ke rumah, capek habis latihan. Klo begitu aku pamit dulu yah”, dengan muka tanpa ada syak wasangka sedikit pun putri naik ke motor bebeknya dan melaju motornya menuju rumahnya.

“yessss!!!! Aku dapat nomor cewek itu, gerbang emas telah terbuka, tinggal pendekatan nih. Biasana mah hararese euy menta nomor telepon teh”, dengan wajah sumringah si lelaki  kembali ke parkiran mobil dan mengendarainya menuju arah selatan.

***

Ketika hampir sampai di rumahnya, putri di telepon sang kekasih. Seperti biasa, sang kekasih menelopon untuk mendengarkan suara putri yang katanya dapat menyembuhkan jiwa dengan belitan rasa kangen.

“Hei, put kemana aja gak ada kabar”

“Tadi latihan, ay. Cape banget abis tanding langsung latihan”

“Owh gitu, istirahat atuh”

“Iya ini udah deket rumah kok. Eh, ay. Tadi ada cowo ngajak kenalan aku, aku kasih aja nomor aku”

“loh kok gitu !”, sang lelaki tercengang mendengarnya. Lalu putri pun menceritakan sedetail mungkin pertemuannya dengan seorang benih penyakit bernama Farid itu. Entah mengapa perasaan sang lelaki mendadak berubah aneh. Serasa ada batu kali menimpa hatinya, serasa ada juntaian api menjilati pipinya, merah padam dibuanya, entah karena amarah entah karena apa. Siapapun yang melihatnya akan menyangka ia sedang bertikai dengan kekasihnya.

“Kok diem, ay. Dia cuman mau kenalan doang kok. Jangan marah yah. Yah yah yah”

“Bukan gitu, orang kaya gitu sih jelas ngincer kamu, tapi kamu enteng aja ngasih nomor hp kamu, aku gak marah dan gak akan marah.Toh kamu udah gede bisa membedakan mana yang bener dan mana yang kebelinger”, dengan nada rendah ia membalas pertanyaan putri, “ya sudah kamu tidur sana gih”

“Ya udah deh, aku juga cape, ay. Tau gitu aku gak ngasih nomor hape ak”

“Udah gak usah di bahas, aku cemburu doang kok. Wajarlah aku kan sayang kamu, kalo gak sayang mana ada cemburu. Night ya..”

“Night ay..”

Perbincangan di telepon sudah berakhir. Putri ternyata sudah sampai di depan rumahnya. Ia memasukan motormya ke dalam rumahnya, mandi, sholat dan bergegas tidur di kasurnya yang amat empuk.

Di lain sisi, kekasih putri sedang gusar. Ia selalu memikirkan lelaki bernama farid itu, tampak angkara murka menyesaki dadanya, seperti ada keinginan untuk terbang langsung ke tasikmalaya dan menggantung hidup-hidup hama bernama farid. Tapi setelah kegusaran itu melanda sampai-sampai ia memotong  jam tidurnya, ia pun tersadar akan semua keodohannya itu. Ia pun akhirnya berserah diri kepada Sang Kuasa terhadap apapun yang nanti terjadi antara ia dengan kekasihnya, Putri Dyah Citraresmi.

***

Dari kisah diatas, dapat dilihat bahwa gara-gara si putri didekati lelaki bernama farid maka kekasih putri cemburu. Tentu ini hanya awal api cemburu dari untaian api cemburu lainnya. Jika si farid sering menghubungi si putri tentu kekasih putri akan cemburu lagi. Jika ternyata si putri mempertahankan dan membela farid dengan dalih berteman maka kekasih si putri akan cemburu lagi. Begitulah tanpa kesudahan. Sialnya lagi, jika sepasang kekasih tersebut terpisah jarak yang jauh, maka siapa tahu apa yang terjadi dan bagaimana nanti jadinya. Yang ada cemburu, syak wasangka, dan amarah.

Pernah saya membaca kalimat pencerahan untuk permasalahan ini. yang kurang lebih isinya begini.

Jika anda cemburu dikarenakan kekasih anda dekat dengan lelaki lain, maka biarkanlah. Itu merupakan cobaan baginya, sampai mana letak kesetiaannya. Jika ia tidak tergoda, maka ia adalah calon pendamping mu yang akan membahagiakan mu selamanya. Jika ia tergoda, maka ia tidak lebih dari kulit musang busuk yang harus di buang jauh-jauh. Berfikir postiflah, jika ia tergoda oleh lelaki tersebut dan anda  stress dibuatnya maka andalah yang bodoh, mengapa ? mana ada seorang lelaki yang memilih istri yang ternyata nantinya akan meninggalkan dirimu dan anak-anakmu dengan ketersakitan : tergoda oleh suami orang lain.

Ini hanya pendapat seorang pencerah, bagaimana dengan pendapat anda ?

Ferry Fadillah. 16 Oktober 2010. Di Kota Patriot.

,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: