Pulau Dewata

Oleh Ferry Fadillah

kerinduanku kepada pulau dewata tidak lah lebih besar
daripada kerinduanku kepada tanah sunda..
tanah yang, semenjak aku masih berupa segenggam daging dalam rahim ibuku,
telah  menciptakan sejuta rasa..
tanah yang, semenjak aku menemukan kekasih yang begitu terkasih,
telah menciptakan seribu asa..
tanah yang, semenjak aku harus meninggakannya untuk pengaharapan baru,
telah mencipta seribu duka..

lain dengan dewata..
walau aku baru membuka mata tuk bersua..
tapi aku sadar
aku telah jatuh cinta
seolah inilah alam terindah di saptabuana..

kini, sepertinya kita akan lama tak jumpa
saling mengikat rasa, dan menapaki asa
tapi tidak lah mengapa, karena aku tidak pernah alpa
akan indahnya alam dewata

,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: